24 Jun 2016

Mengenal Flu Singapura

Nama penyakit ini memang rada aneh. Pertama, gejalanya gak terlalu mirip dengan flu sehari-hari. Kedua, asal muasalnya bukan dari negara tetangga Singapura.

Di dunia medis, penyakit ini dikenal dengan penyakit tangan, kaki, dan mulut. Kenapa? Karena gejala utamanya memang mengenai ketiga organ tersebut. Walaupun kadang-kadang badan dan betis ikut terlibat.

Seperti penyakit lainnya, flu Singapura punya target tersendiri. Dari segi usia, lebih banyak mengenai anak-anak. Orang dewasa ada juga yang jadi korban, tapi sangat jarang. Sedangkan dari segi waktu, hanya muncul pada bulan tertentu saja. Itu pun tidak mesti terjadi setiap tahun.

Biang kerok flu singapura adalah enterovirus. Virus ini hidup dan beranak pinak di saluran cerna. Bersifat sangat menular, oleh karena itu pasiennya biasanya banyak. Rute penularannya sederhana, lewat batuk, bersin, atau tinja yang terinfeksi.

Ketika terkena, seseorang tidak langsung sakit. Gejala baru muncul jika virus sudah cukup ramai bilangannya. Untuk mencapai kuota, butuh waktu sekitar 3-6 hari.

Pada awal-awal munculnya penyakit, gejala tidak terlalu khas. Paling banter letih lesu badan meriang. Kadang-kadang tenggorokan ikut meradang.

Baru setelah beberapa hari, muncul bintik merah di tangan, kaki, dan mulut. Bintik ini biasanya membesar dan menjadi gelembung berisi cairan. Kadang-kadang disertai nanah. Setelah matang, gelembung pecah dan mengering. Kemudian menghilang setelah kurang lebih satu minggu.

Tapi gejala di atas hanya terjadi pada orang yang ‘kurang beruntung’. Sebagian besar lainnya cuma mengalami gejala tidak enak badan. Kalo anak-anak paling banter rewel. Koq bisa demikian? Biasanya karena kekebalan tubuh anak lumayan bagus, sehingga jumlah virus tidak mampu mencapai kuota yang mereka harapkan.
Oleh karena gejalanya geje, seringkali dokter maupun orang tua tidak menyadari bahwa anak sedang menderita flu singapura.

Belum ada obat yang bisa menyasar si enterovirus. Untungnya setelah beberapa hari, virus akan dieliminasi dari tubuh oleh sistem kekebalan.

Oleh karena ga ada obat, bukan berarti anak dibiarkan begitu saja. Ada beberapa tindakan yang perlu diambil untuk meringankan keluhan, yaitu banyak minum. Juga hindari makanan pedas atau asam. Bukan apa-apa, nyeri di mulut bisa bertambah karena terpapar makanan atau minuman tersebut. Selain itu, untuk mengurangi demam dan rasa tidak nyaman, boleh diberikan sirup parasetamol atau ibuprofen.

Virus biang kerok flu singapura bersifat sangat menular. Jadi anak jangan masuk sekolah dulu. Bagi orang tua yang merawat atau orang lain di sekitar anak, hendaknya mencuci tangan sebelum dan sesudah kontak dengan anak.

Demikian, semoga bermanfaat ...

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

TULISAN BARU

BACA JUGA

    DISCLAIMER

    Semua tulisan yang ada dalam blog IlmuDokter.Com hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit. Jika Anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Kami tidak menjamin bahwa semua informasi dalam Blog ini benar, oleh karena itu Kami menganjurkan Anda untuk mencari informasi pembanding (second information). Terima Kasih :)