19 Mei 2015

Jenis Penyakit Kecacingan pada Manusia

Penyakit cacing atau kecacingan pada manusia tergolong penyakit yang diabaikan (neglected disease), karena umumnya gejala dan dampaknya kurang dirasakan.

Jenis-jenis penyakit pada manusia yang disebabkan oleh infeksi cacing adalah :

1. Ascariasis, adalah penyakit cacing yang disebabkan oleh cacing gelang (Ascaris lumbricoides). Cacing ini merupakan golongan Nematoda terbesar yang hidup melayang di usus halus manusia. Cacing askaris tergolong Soil Transmitted Helminthes (STH), yaitu dapat ditularkan melalui tanah yang tercemar telur cacing. Cara penularan tertelan melalui mulut.

2. Trichuriasis, adalah penyakit cacing yang disebabkan oleh cacing cambuk (Trichuris trichiura). Cacing ini adalah golongan Nematoda yang hidupnya menancap pada usus manusia. Cacing ini juga tergolong Soil Transmitted Helminthes (STH), yaitu dapat ditularkan melalui tanah yang tercemar telur cacing. Cara penularan tertelan melalui mulut.

3. Hookworm, adalah penyakit cacing yang disebabkan oleh cacing tambang / cacing kait (Necator americanus, Ancylostoma duodenale). Cacing ini termasuk golongan Nematoda yang hidupnya mengaitkan 'gigi'nya pada usus dan mengisap sebagian darah manusia. Cacing ini masuk kategori Soil Transmitted Helminthes (STH), yaitu dapat ditularkan melalui tanah yang tercemar larva cacing. Cara penularan melalui kulit: larva mampu menembus kulit manusia yang kontak dengan tanah yang mengandung larva hookworm.

4. Cutaneous Larva Migrans (CLM) atau creeping eruptions, adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh cacing tambang (Ancylostoma braziliense, Ancylostoma caninum). Cacing ini termasuk golongan Nematoda yang hidup pada saluran pencernaan anjing dan kucing, namun pada manusia menyebabkan penyakit kulit akibat terinfeksi larva cacing. Cara penularan melalui kulit: larva cacing mampu menembus kulit manusia yang kontak dengan tanah yang mengandung larva.

5. Enterobiasis / Oxyuriasis, adalah penyakit cacing yang disebabkan oleh cacing kremi (Enterobius vermicularis / Oxyuris vermicularis). Cacing ini golongan Nematoda yang hidupnya di usus besar manusia, dimana pada malam hari cacing betina akan berpindah ke daerah anus untuk bertelur. Cacing ini dapat menular dengan cara tertelan telur cacing dengan secara langsung, atau terhisap melalui saluran pernafasan.

6. Filariasis, adalah penyakit cacing yang disebabkan oleh cacing filaria (Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, Brugia timori). Cacing ini golongan Nematoda yang hidup di saluran getah bening manusia, mengeluarkan larva filaria yang selanjutnya akan masuk ke aliran darah. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk yang membawa larva filaria dari penderita ke orang lainnya.

7. Taeniasis, adalah penyakit cacing yang disebabkan oleh cacing pita (Taenia saginata, Taenia solium). Cacing ini termasuk golongan Cestoda yang hidupnya menempel pada usus manusia. Penyakit taeniasis tertular karena memakan daging sapi atau babi yang mengandung sistiserkus bovis (T. saginata) dan sistiserkus selullose (T. solium).

8. Sistiserkosis, adalah infeksi jaringan tubuh yang disebabkan oleh larva cacing pita / sistiserkus selullose (Taenia solium). Manusia terinfeksi karena memakan daging babi yang mengandung sistiserkus selullose. Sistiserkosis dapat menyebabkan kematian jika mengenai jaringan otak, menyebabkan kecacatan jika mengenai mata atau jaringan tubuh lainnya.

8. Heminolepiasis, adalah penyakit cacing yang disebabkan oleh cacing pita kerdil (Hymenolepis nana, Hymenolepis diminuta). Cacing ini merupakan golongan Cestoda yang hidupnya menempel pada usus manusia, tikus. Manusia tertular karena termakan serangga atau makanan lain yang mengandung larva sistiserkoid. Telur cacing pita kerdil dapat mengeluarkan embrio hexacanth yang mampu menembus saluran pencernaan dan meneruskan siklusnya tanpa kontak dengan dunia luar (autoinfeksi).

9. Fascioliasis, adalah penyakit cacing yang disebabkan oleh cacing hati (Fasciola hepatica). Cacing ini golongan Trematoda yang hidupnya di jaringan hati manusia. Telur yang dikeluarkannya akan keluar menuju usus melalui saluran empedu. Sebagian siklus hidup cacing ini diperantarai oleh siput air tawar dan tumbuhan. Cara penularan karena memakan tumbuhan yang mengandung metaserkaria.

10. Fasciolopsiasis, adalah penyakit cacing yang disebabkan oleh cacing daun / cacing lintah (Fasciolopsis buski). Cacing ini tergolong Trematoda usus terbesar yang hidup di usus manusia atau babi. Sebagian siklus hidup cacing ini diperantarai oleh siput air tawar dan tumbuhan. Cara penularan karena memakan tumbuhan yang mengandung metaserkaria. Di Indonesia hanya ditemukan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan.

11. Schistosomiasis, adalah penyakit cacing yang disebabkan oleh cacing darah (Schistosoma japonicum, Schistosoma mansoni, Schistosoma haematobium). Cacing ini termasuk golongan Trematoda yang hidup di pembuluh darah manusia. Sebagian siklus hidup cacing ini diperantarai oleh siput air tawar. Serkaria yang keluar dari tubuh keong mampu menembus kulit manusia yang kontak dengan air yang tercemar. Schistosoma japonicum di Indonesia hanya ditemukan di dataran tinggi Lindu dan Napu, Sulawesi Tengah.
BACA SELENGKAPNYA »

16 Mei 2015

Obat Suntik KB Cyclofem

Apa manfaat atau fungsi obat suntik KB Cyclofem?

Manfaat atau fungsi obat Cyclofem adalah sebagai alat kontrasepsi untuk satu bulan lamanya. Obat ini termasuk ke dalam kelompok kontrasepsi hormonal.

Efektifitas Cyclofem dalam mencegah kehamilan mencapai 99%. Artinya, dari 100 orang wanita yang mendapat suntikan Cyclofem, kurang dari 1 orang kemungkinannya mengalami kehamilan. Tetapi jika suntikan dilakukan terlambat, efektifitasnya turun menjadi 97%.

Cyclofem hanya bermanfaat untuk mencegah kehamilan, tapi tidak bisa mencegah penyakit yang menular lewat hubungan seksual misalnya GO, HIV, dan lain-lain.

Apa isi obat suntik KB Cyclofem?

Isi obat suntik KB Cylofem adalah Medroksiprogenteron Asetat 50 mg dan Estradiol Sipionat 10 mg per ml. Medroksiprogenteron Asetat termasuk golongan hormon progesteron sedangkan Estradiol Sipionat termasuk kelompok hormon estrogen.

Bagaimana cara kerja obat suntik KB Cyclofem?

Hormon progesteron dan estrogen yang dikandung Cyclofem bekerja dengan cara menghambat pelepasan sel telur dari indung telur. Tanpa adanya sel telur, kehamilan tidak akan terjadi. Selain itu, Cyclofem juga mempengaruhi penebalan dinding rahim dan mengentalkan lendir mulut rahim. Lendir tersebut akan menghambat perjalanan sp*rm* ke tempat pembuahan di saluran Fallopi.

Bagaimana aturan pakai obat suntik KB Cyclofem?

Sediaan Cyclofem dalam bentuk cairan siap suntik sebanyak 0,5 ml per vial. Obat ini disuntikkan di otot, baik otot bokong atau otot lengan. Suntikan diulang setiap 28-30 hari. Jika lupa dan suntikan diberikan selang lebih dari 33 hari, maka suntikan biasanya tidak efektif mencegah kehamilan.

Suntikan pertama dapat diberikan dalam waktu 5 hari pertama haid atau segera setelah keguguran jika ibu ingin segera ber KB.

Bagi ibu yang pindah dari KB pil, suntikan diberikan dalam waktu 7 hari setelah berhenti minum pil. Sedangkan ibu yang ingin pindah dari KB suntik 3 bulan, suntikan diberikan dalam waktu 11 sampai dengan 13 minggu setelah suntikan terakhir KB 3 bulanan.

Apa efek samping obat suntik KB Cyclofem?

Efek samping Cyclofem biasanya berbeda untuk setiap wanita. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi adalah:
  1. Haid tidak teratur, lebih lama atau lebih pendek, lebih banyak atau lebih sedikit.
  2. Tidak haid sama sekali
  3. Sakit kepala
  4. Naik berat badan
  5. Nyeri pay*da*a

Pada kasus dimana haid tidak terjadi, ibu tidak perlu khawatir. Penyebabnya adalah tidak ada pelepasan sel telur dan tidak ada penebalan dinding rahim. Haid terjadi akibat peluruhan dinding rahim yang menebal.

Siapa yang tidak boleh menggunakan obat suntik KB Cyclofem?

Orang yang tidak boleh menggunakan Cyclofem antara lain adalah wanita hamil, mempunyai tumor yang dipengaruhi hormon estrogen, kelainan pembuluh darah otak, penyakit hati, penyakit jantung, penyakit kencing manis. Selain itu Cyclofem juga sebaiknya dihindarkan dari penderita depresi, migren, mioma, hipertensi, amenorea (tidak haid), dan oligomenorea (jarang haid).
BACA SELENGKAPNYA »

15 Mei 2015

Gejala Filariasis Kronis

Gejala filariasis kronis adalah gejala yang timbul setelah bertahun-tahun dihitung sejak mulai terinfeksi filaria. Gejala tersebut antara lain adalah pembesaran kaki, tangan, buah dada, dan buah z**ar. Pembesaran organ tersebut terjadi akibat tersumbatnya aliran getah bening oleh penumpukan cacing filaria dalam saluran.

Kadang-kadang pada filariasis kronis tidak terdapat gejala pembesaran, walaupun saluran getah bening juga mengalami kerusakan. Gejalanya adalah proteinuria (ditemukannya protein dalam air kencing) dan hematuria (ada darah dalam air kencing).

Pengobatan filariasis kronis antara lain adalah dengan pemberian Diethyle Carbamazine Citrate (DEC) yang dikombinasikan dengan Albendazole. Sedangkan organ tubuh yang membesar, misalnya kaki dapat dilakukan pembedahan untuk mengembalikannya ke ukuran normal.

Info tambahan Gejala Filariasis Kronis:
  1. Cacing penyebab filariasis adalah cacing golongan Nematoda yang hidup di saluran limfa atau kelenjar getah bening.
  2. Cacing dewasa betina akan menghasilkan mikrofilaria yang masuk ke aliran darah dan menuju aliran darah permukaan tubuh pada waktu-waktu tertentu.
  3. Ada 3 jenis cacing filaria yang dapat menginfeksi manusia, yaitu Wuchereria bancroft, Brugia malayi, dan Brugia Timori.
  4. Larva filaria yang terisap oleh nyamuk vektor akan mengalami perkembangan hingga menjadi bentuk L3. Larva L3 inilah yang dapat menginfeksi manusia lain saat nyamuk vektor menggigit.
  5. Pencegahan gigitan nyamuk dapat dilakukan dengan cara menggunakan obat nyamuk, memasang kelambu saat tidur, menggunakan obat anti nyamuk oles (repellent), menggunakan pakaian tertutup saat keluar rumah, dan lain-lain.
BACA SELENGKAPNYA »

Gejala Filariasis Akut

Filariasis disebut juga penyakit kaki gajah. Gejala filariasis akut antara lain adalah:
  1. Demam berulang selama 3-5 hari, menggigil, nyeri sendi dan sakit kepala
  2. Pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar lipatan paha dan ketiak. Kelenjar tersebut tampak kemerahan, terasa panas dan nyeri menjalar dari pangkal paha/lengan hingga ke ujung jari
  3. Pembesaran tungkai, lengan, pa**dar* dan buah z*k**
  4. Lama kelamaan dapat timbul abses yang jika pecah mengeluarkan nanah dan darah.

Info tambahan Gejala Filariasis Akut :
  • Filariasis adalah penyakit kaki gajah yang disebabkan oleh cacing filaria yang hidup di kelenjar getah bening.
  • Mikrofilaria yang dihasilkan oleh cacing filaria betina di dalam kelenjar getah bening akan masuk ke aliran darah biasanya pada malam hari.
  • Filariasis ditularkan oleh nyamuk vektor filariasis yang terdiri dari 23 jenis nyamuk yang berasal dari genus Anopheles, Aedes, Mansonia, Culex, dan Armigeres.
  • Mikrofilaria yang terisap oleh nyamuk vektor saat menggigit penderita akan berkembang menjadi larva yang selanjutnya dapat menular pada orang lain.
  • Hingga saat ini pengobatan efektif menggunakan dietylcarbamasin (DEC)
  • Pencegahan filariasis dengan cara menghindari gigitan nyamuk, memberantas perkembangbiakan nyamuk, dan mengobati penderita.
BACA SELENGKAPNYA »

12 Mei 2015

Gejala Penyakit Rabies

Gejala awal penyakit rabies mirip dengan penyakit lainnya misalnya demam, sakit kepala, badan lemas dan tidak nyaman. Seiring dengan memberatnya penyakit, timbul gejala-gejala spesifik rabies antara lain adalah insomnia, gelisah, bingung, lumpuh total atau sebagian, halusinasi, eksitasi, agitasi, keluar air liur berlebihan, sulit menelan, dan takut terhadap air (hidrofobia).

Kematian biasanya terjadi dalam beberapa hari setelah munculnya gejala spesifik.

Info:

  1. Penyakit rabies disebabkan oleh virus rabies.
  2. Virus ini menyerang sistem saraf pusat, termasuk otak dan biasanya menyebabkan kematian.
  3. Penularan virus rabies melalui gigitan binatang, paling sering oleh anjing, kemudian kelelawar atau kucing yang telah terinfeksi.
BACA SELENGKAPNYA »

3 Mei 2015

Gejala Polio

Gejala penyakit polio antara lain adalah:

  1. Demam
  2. Radang tenggorokan
  3. Sakit kepala
  4. Muntah
  5. Badan pegal-pegal
  6. Nyeri atau kaku pada punggung
  7. Nyeri atau kaku pada leher
  8. Nyeri atau kaku pada lengan atau kaki
  9. Otot-otot lemah atau nyeri
  10. Peradangan selaput otak


Kadang-kadang terjadi kelumpuhan yang biasanya terjadi dalam waktu satu minggu setelah terinfeksi. Gejalanya berupa:

  1. Kehilangan gerakan refleks
  2. Otot nyeri hebat atau hilang kekuatan
  3. Tungkai lumpuh layu

Info:

  • Polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus polio.
  • Virus polio ditularkan lewat makanan yang terkontaminasi
  • Sampai saat ini belum ada obat bagi orang yang terinfeksi polio
  • Tindakan imunisasi dapat mencegah seseorang terinfeksi virus polio
BACA SELENGKAPNYA »

2 Apr 2015

Arti Istilah Batuk Produktif

Apa arti istilah batuk produktif?

Batuk produktif adalah batuk yang disertai keluarnya lendir atau dahak. Bahasa medisnya adalah mukus.

Lawan batuk produktif adalah batuk kering. Pada jenis batuk ini, tidak keluar apa-apa dari saluran napas ketika batuk.

BACA SELENGKAPNYA »

Baca Juga

    DISCLAIMER

    Semua tulisan yang ada dalam blog IlmuDokter.Com hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit. Jika Anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Kami tidak menjamin bahwa semua informasi dalam Blog ini benar, oleh karena itu Kami menganjurkan Anda untuk mencari informasi pembanding (second information). Terima Kasih :)