Hemangioma dibagi menjadi jenis kapiler dan kavernosa. Hemangioma kavernosa terdiri dari jalinan pembuluh darah yang membentuk rongga, sehingga kelainan berada di jaringan yang lebih dalam dari dermis. Dari luar tampak sebagai tumor berwarna kemerahan sampai kebiruan dengan permukaan yang dapat diratakan dengan pemberian penekanan tapi juga dapat menonjol setelah tekanan dihilangkan.
Paling sering mengenai wajah tapi juga dapat mengenai bagian tubuh lain. Jenis ini tidak beregresi spontan, sering progresif, dapat meluas dan berinfiltrasi ke jaringan di sekitarnya.
Hemangioma kavernosa nampak sejak lahir tapi tidak selalu tumbuh sesuai pertumbuhan tubuh. Secara mikroskopis nampak sebagai sinus vaskuler yang tertutup, berisi darah, dibatasi sel endotel dan punya dinding berupa lapisan otot seperti vena normal.
Hemangioma yang besar dan berpulsasi tidak dilakukan eksisi segera karena dikhawatirkan akan membuat perdarahan yang banyak saat operasi. Untuk itu volume hemangioma dikecilkan dulu dengan pemberian agen sklerosing secara berkala ± 3 bulan sekali baru dilakukan pembedahan. Pada hemangioma yang kecil, eksisi dengan penutupan primer dapat dilakukan.
Pemberian bahan lokal seperti es kering, nitrogen cair dan elektrokoagulasi tidak berefek pada hemangioma tipe dalam, malah dapat menimbulkan jaringan parut yang lebih luas. Injeksi sklerosing juga punya efek minimal.
Terapi radiasi (x-ray, radium, x-thorium, x-ray grenz) jika digunakan dengan dosis tinggi dapat menghancurkan pembuluh darah yang bersangkutan dan jaringan di sekitar pembuluh darah tersebut termasuk kulit, dan kemungkinan timbul kanker pascaradiasi lebih tinggi.
NB: Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. Caranya, cukup KLIK disini. Terima kasih ...
Baca juga:

