Serangan Jantung


Serangan jantung terjadi jika aliran darah ke otot jantung terhambat. Jika hambatan tersebut tidak diatasi dengan segera, maka otot jantung akan rusak dan mati akibat kekurangan oksigen.

Serangan jantung termasuk penyakit yang banyak menyebabkan kematian baik pada wanita maupun pria. Untungnya, saat ini telah ada terapi yang mujarab untuk serangan jantung, sehingga penderita dapat diselamatkan dan kecacatan dapat dicegah. Tetapi, pengobatan tersebut lebih efektif jika dilakukan dalam satu jam pertama setelah timbulnya gejala.

Serangan jantung paling sering terjadi akibat suatu penyakit yang disebut penyakit jantung koroner (PJK). Pada PJK, material lemak yang disebut plak terbentuk selama bertahun-tahun pada dinding dalam arteri koroner (pembuluh darah yang menyuplai darah dan oksigen untuk jantung). Suatu saat, plak dapat mengalami perlukaan, kemudian terjadi penggumpalan darah pada perlukaan tersebut. Jika gumpalan tersebut cukup besar, maka aliran darah yang kaya oksigen yang akan menuju otot jantung akan terhambat atau terhenti sama sekali.

Ketika terjadi serangan jantung, jika hambatan pada arteri koroner tidak diatasi dengan cepat, otot jantung akan mati dan diganti oleh jaringan parut.

Gangguan yang dihubungkan dengan serangan jantung meliputi gagal jantung dan aritmia (denyut jantung tidak teratur) yang mengancam hidup. Gagal jantung adalah keadaan dimana jantung tidak dapat memompa darah ke seluruh tubuh. Fibrilasi ventrikel merupakan aritmia yang serius yang dapat menyebabkan kematian jika tidak diobati dengan cepat.

Bertindak cepat saat menemui tanda awal serangan jantung dapat menyelamatkan jiwa dan mengurangi kerusakan jantung. Terapi sangat efektif jika dilakukan dalam satu jam pertama setelah timbulnya gejala.

Gejala dan tanda serangan jantung antara lain adalah :

  1. Rasa nyeri atau tidak nyaman di daerah dada – rasa tertekan, seperti diremas, rasa penuh, atau nyeri pada pertengahan dada dengan intensitas ringan sampai berat. Rasa nyeri dan tidak nyaman akan berhenti setelah beberapa menit, tetapi dapat berulang.
  2. Tidak nyaman pada organ tubuh bagian atas seperti kedua lengan, punggung, leher, dagu, atau lambung.
  3. Napas pendek, yang terjadi sebelum atau selama timbulnya rasa tidak nyaman atau nyeri dada.
  4. Tanda lain yaitu mual, muntah, pusing atau pingsan, dan berkeringat dingin.

Jika menemui seseorang yang mungkin terkena serangan jantung :

  1. Bawa segera ke pusat layanan kesehatan terdekat atau telepon 118.
  2. Jika gejala yang dialami berhenti total dalam lima menit, tetap hubungi dokter.
  3. Minum nitrogliserain seandainya anda pernah diresepkan obat ini.
  4. Letakkan aspirin di bawah lidah. Aspirin dapat mengurangi penggumpalan darah dan membantu agar serangan jantung tidak memburuk.

Kesimpulan

Setiap tahun, sekitar 1,1 juta orang di AS terkena serangan jantung, dan hampir setengahnya berakhir dengan kematian. PJK, yang seringkali menyebabkan serangan jantung, merupakan penyebab kematian terbanyak baik pada laki-laki maupun perempuan.

Banyak orang dapat diselamatkan dari serangan jantung jika memperoleh pertolongan dengan cepat. Di antara  korban meninggal akibat serangan jantung, setengahnya terjadi dalam satu jam pertama sejak timbulnya gejala dan terjadi sebelum tiba di rumah sakit.

Diterjemahkan dari What Is a Heart Attack?