Jadwal Imunisasi Hepatitis B


Hepatitis B adalah penyakit kronis yang menyerang hati atau liver. Penyebabnya adalah virus HBV (hepatitis B virus). Pada tahap awal, penyakit ini tidak bergejala. Oleh karena itu sering tidak disadari. Jika sudah parah, baru timbul gejala berupa kulit dan mata berwarna kuning, air kencing seperti teh, perut berisi cairan, atau muntah darah akibat pecahnya varises di tenggorokan.

Sampai saat ini belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penyakit hepatitis B. Oleh karena itu cara terbaik adalah pencegahan. Untuk mencegah terinfeksi hepatitis B, maka seseorang perlu diimunisasi. Imunisasi dapat diberikan baik bagi bayi baru lahir maupun orang dewasa.

Pada bayi, imunisasi diberikan pertama kali dalam 12 jam setelah kelahiran. Selanjutnya untuk menguatkan (booster), diberikan imunisasi ulangan sebanyak dua kali yaitu pada usia 1-2 bulan dan usia 6-12 bulan. Jika ibu bayi adalah penderita hepatitis B, maka bayi diberikan suntikan tambahan berupa imunoglobulin antihepatitis B dalam 24 jam sejak dilahirkan. Suntikan pada bayi tidak dilakukan di bokong atau bahu, tapi di paha bagian luar agak ke depan.

Pada orang dewasa, imunisasi diberikan pada bulan pertama, kedua, dan keenam. Daya lindungnya dapat bertahan hingga 5 tahun. Tetapi perlu diingat bahwa sebelum penyuntikan vaksin, dilakukan dulu pemeriksaan laboratorium untuk menentukan apakah seseorang telah terinfeksi oleh HBV.