Asites


Asites berasal dari bahasa Yunani, Askos yang artinya kantong atau rongga.

Asites didefinisikan sebagai adanya cairan di rongga perut (periteoneal). Pada keadaan normal, dalam rongga perut tidak ditemukan cairan, kalaupun ada sangat sedikit. Perkecualian bagi wanita. Kadang-kadang ditemukan cairan periotenal hingga sebanyak 20 mL. Keadaan ini akibat pengaruh proses menstruasi.

Penyebab asites banyak macamnya. Salah satunya penyakit kanker. Pada keadaan ini, asites timbul karena kebocoran langsung cairan jaringan ke rongga perut. Asites juga dapat muncul karena adanya retensi air dan natrium.

Diantara semua penyebab, penyakit yang paling sering menimbulkan asites adalah penyakit hati. Selain karena peninggian tekanan pembuluh darah portal, juga karena turunnya produksi protein penjaga keseimbangan caran (albumin) oleh hati.

Asites biasanya tidak sendiri. Penumpukan cairan juga dapat ditemukan di bagian tubuh lain seperti kaki, betis, rongga dada, dan paru-paru. Keadaan ini disebut edema.

Cara mengatasi asites dan edema adalah dengan pemberian diuretik dan modifikasi pola makan. Jika gagal, maka dilakukan parasentesis. Teknik ini dilakukan dengan cara menyedot cairan keluar menggunakan jarum suntik steril.

Parasentesis dilakukan jika terjadi penumpukan cairan dengan cepat, timbul nyeri di perut, atau pasien sudah susah bernafas akibat penekanan diafragma oleh cairan.