04 Agustus 2012

Interaksi Kalsium dengan Obat Lain

Orang yang sedang menjalani pengobatan sebaiknya waspada jika diberikan dengan suplemen kalsium.

Beberapa jenis obat yang dapat berinteraksi dengan kalsium antara lain:

Bifosfat

Obat ini digunakan untuk mengobati osteoporosis dan beberapa gangguan tulang lainnya. Kalsium dapat mengganggu penyerapan obat ini sehingga suplemen atau makanan kaya kalsium harus dimakan 2 jam sebelum atau sesudah mengkonsumsi bifosfat.

Antasid yang mengandung alumunium

Jika suplemen kalsium sitrat dikonsumsi bersama antasid yang mengandung alumunium, maka jumlah alumunium yang diabsorbsi ke dalam darah mungkin meningkat. Bagi penderita penyakit ginjal, tingginya kadar alumunium dapat bersifat toksik.

Obat hipertensi

Jika mengkonsumsi obat hipertensi jenis penghambat beta atau penghambat kanal kalsium, maka tidak boleh mengkonsumsi suplemen kalsium. Contoh penghambat beta adalah atenolol, metoprolol, propanolol, dan lain-lain. contoh penghambat kanal kalsium adalah amlodipine, dilitazem, dan nifedipin.

Obat penurun kolesterol

Obat-obat kolesterol seperti kolestiramine, kolestipol, dan kolesevelam sebaiknya tidak dikonsumsi bersama kalsium karena dapat mengganggu penyerapan kalsium dan meningkatkan hilangnya kalsium lewat urin.

Kortikosteroid

Pasien yang mengkonsumsi kortikosteroid jangka panjang, maka tubuhnya akan kehilangan banyak kalsium. Pada kondisi seperti ini dibutuhkan suplemen kalsium.

Digoksin

Digoksin adalah obat yang digunakan untuk mengobati gangguan irama jantung. Jika kadar kalsium darah tinggi, maka dapat timbul reaksi toksik terhadap digoksin. Sebaliknya, jika kadar kalsium rendah, digoksin tidak dapat bekerja dengan baik. Oleh karena itu, pada pengobatan digoksin, kadar kalsium di monitor secara ketat.

Diuretik

Diuretik Tiazid dapat meningkatkan kalsium dalam darah. Loop diuretik dapat menurunkan kadar kalsium.

Estrogen

Estrogen dapat berkontribusi pada peningkatan kadar kalsium darah. Mengkonsumsi kalsium bersama estrogen dapat meningkatkan densitas tulang.

Gentamisin

Mengkonsumsi kalsium selama pengobatan gentamisin dapat meningkatkan risiko efek toksik pada ginjal.

Sotalol

Obat ini digunakan untuk mengobati denyut jantung yang tidak beraturan. Kalsium dapat menurunkan jumlah sotalol yang diabsorbsi.

Hormon tiroid

Kalsium dapat menurunkan jumlah hormon tiroid yang diabsorbsi.

Kuinolon dan tetrasiklin

Kalsium dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap antibiotik golongan kuinolon dan tetrasiklin. Oleh karena itu, kalsium sebaiknya diminum 2 – 4 jam sebelum atau sesudah minum kuinolon atau tetrasiklin.

Obat antikejang

Obat antikejang fenitoin, karbamazepin, fenobarbital, dan primidon dapat menurutkan kadar kalsium dalam darah. Oleh karena itu, obat ini harus diminum berselang 2 jam dengan suplemen kalsium.


NB: Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. Caranya, cukup KLIK disini. Terima kasih ...

Baca juga:

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam situs IlmuDokter.Com hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit. Jika Anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Kami juga menganjurkan Anda untuk mencari informasi pembanding (second information) terhadap informasi yang ada dalam situs ini. Terima Kasih :)