Mengobati Mata Minus dengan LASIK


Apa pengertian LASIK?

LASIK adalah kependekan dari Laser-Assisted in situ Keratomileusis. Pengertian LASIK adalah suatu tindakan bedah pada kornea mata menggunakan sinar laser yang bertujuan untuk memperbaiki ketajaman penglihatan. Dengan demikian, mengurangi ketergantungan terhadap kacamata atau lensa kontak.

Kondisi mata apa saja yang bisa diobati dengan LASIK?

Selain mata minus, kondisi mata yang dapat diobati dengan LASIK adalah mata plus dan astigmatisma.

Bagaimana prosedur LASIK?

Prosedurnya cukup sederhana. Mula-mula dokter akan membuka (mengupas) lapisan depan kornea mata menggunakan pisau mini atau laser pemotong. Lapisan tersebut di lipat dan kornea yang semula berada di bawahnya dikikis menggunakan sinar laser. Pola dan banyaknya kikisan diperhitungkan sesuai dengan jenis dan tingkat keparahan gangguan ketajaman penglihatan. Setelah pengikisan selesai, lapisan depan kornea yang sebelumnya dikupas dikembalikan ke posisinya

Bagaimana tingkat kesembuhannya?

Tingkat kesembuhannya sekitar 90%. Bahkan pada penggunaan teknik mutakhir, tingkat kesembuhan bisa lebih. Pada beberapa kasus, bisa saja dibutuhkan prosedur LASIK untuk menyesuaikan kembali ketajaman penglihatan setelah beberapa tahun.

Apa efek samping LASIK?

Efek samping biasanya terjadi satu atau dua hari setelah prosedur LASIK. Efek samping dapat berupa silau, mata kering, ada efek cahaya di sekitar benda (efek halo), sulit melihat di malam hari, dan lain-lain.

Apakah LASIK menimbulkan nyeri?

Prosedur LASIK tidak menimbulkan nyeri, hanya saja mungkin ada sedikit ketidaknyamanan. Prosedur LASIK juga tidak membutuhkan jahitan.Untuk mengetahui prosedur LASIK lebih lanjut bisa baca-baca di Jakarta Eye Center. Sebagai tambahan, kami berikan juga taut mengenai pengalaman Ibu Prakasita Nindyaswari menjalani operasi LASIK.