Pengertian Krisis Hipertensi


Apa pengertian krisis hipertensi?

Pengertian krisis hipertensi adalah kondisi medis yang terjadi akibat peningkatan tekanan darah yang sangat tinggi. Pada kondisi ini dapat timbul kerusakan organ tubuh lainnya seperti otak, mata, ginjal, jantung, atau pembuluh darah. Penyebab terjadinya krisis hipertensi antara lain adalah penderita mengkonsumsi makanan berkadar garam tinggi, baik sengaja maupun tidak di sengaja, atau penderita tidak mengkonsumsi obat tekanan darah tinggi yang telah dianjurkan.

Terdiri dari apa saja?

Krisis hipertensi dibagi menjadi dua jenis yaitu hipertensi darurat (emergensi) dan hipertensi mendesak (urgensi). Disebut hipertensi darurat jika tekanan darah lebih dari 180/110 mmHg dan disertai kerusakan organ tubuh lainnya. Disebut hipertensi mendesak jika kenaikan tekanan darah di atas 180/110 mmHg tapi tidak terjadi kerusakan organ tubuh.

Organ tubuh apa saja yang bisa terkena?

Beberapa organ tubuh bisa terkena dampak dari hipertensi darurat, antara lain otak (perdarahan atau stroke), mata (kerusakan retina), ginjal (kerusakan penyaring), jantung (kerusakan pembuluh koroner dan pembengkakan jantung kiri), atau pembuluh darah besar (robekan).

Bagaimana mengatasinya?

Untuk hipertensi urgensi, tekanan darah diturunkan dengan perlahan-lahan, sedangkan hipertensi emergensi, penurunan tekanan darah diturunkan lebih cepat tapi tidak boleh terlalu rendah karena akan memperburuk keadaan.

Tekanan darah diturunkan dengan menggunakan obat-obat antihipertensi terutama obat yang diberikan lewat cairan infus. Biasanya diperlukan beberapa kombinasi obat agar efek bisa cepat tercapai.

Contoh obat untuk kondisi krisis hipertensi adalah Klonidin, Nitrogliserin, Nikardipin, Diltiazem,   Nitroprusid (sediaan suntikan) atau Nifedipine, Clondine, Captopril, Prazosin (sediaan oral).