Daya Akomodasi Mata


Daya akomodasi mata adalah kemampuan mata untuk tetap mendapatkan bayangan yang jelas ketika melihat benda dengan jarak yang berbeda-beda.

Kemampuan mata tersebut diperankan oleh lensa mata dan otot siliaris. Ketika melihat benda jauh, otot siliaris berkontraksi dan lensa mata akan lebih pipih agar bayangan jatuh tepat di retina. Sebaliknya, ketika melihat benda dekat, otot siliaris berelaksasi dan lensa mata akan menebal sehingga bayangan tetap bisa jatuh di retina.

Proses pipih – tebal tersebut berlangsung sangat cepat. Ketika kita melihat benda jauh kemudian tiba-tiba mengalihkan pandangan melihat benda di depan meja kita, maka waktu yang dibutuhkan oleh lensa untuk menyesuaikan diri sekitar 350 mili detik. Sangat cepat.

Proses akomodasi mata berlangsung seperti halnya refleks, tetapi khusus pada mata, proses tersebut juga dapat dikontrol.

Ketika proses akomodasi mata terganggu, maka dapat timbul gangguan penglihatan. Beberapa diantaranya dapat dikoreksi dengan penggunaan kacamata.