30 Nov 2013

Obat Paratusin

Apa isi obat Paratusin?

Isi obat Paratusin per tablet adalah Parasetamol 500 mg, Noskapin 10 mg, Gliseril Guaiakolat 50 mg, Klorfeniramini Maleat 2 mg, Fenilpropanolamin HCl 15 mg.

Sedangkan isi Paratusin sirup per 5 ml adalah Parasetamol 125 mg, Noskapin 10 mg, Gliseril Guaiakolat 25 mg, Klorfeniramini Maleat 2 mg, Pseudoefedrin 7,5 mg, Sari Akar Manis 125 mg.

Apa manfaat obat Paratusin?

Manfaat obat Paratusin adalah untuk mengatasi gejala demam, sakit kepala, nyeri otot, badan pegal, hidung tersumbat, bersin-bersin, serta batuk.

Bagaimana aturan pakai obat Paratusin?

Sediaan Paratusin ada dua yaitu dalam bentuk tablet 500 mg dan dalam bentuk sirup 60 ml.
Aturan pakai Paratusin tablet adalah dewasa dan anak di atas 12 tahun, 3 kali sehari 1 tablet. Sedangkan anak usia 6-12 tahun, 3 kali ¼-½ tablet.

Aturan pakai Paratusin sirup adalah anak usia 6-12 tahun, 3 kali 5-10 ml (1-2 sendok takar), usia 1-6 tahun 3 kali 2,5-5 ml (½-1 sendok takar), dan usia <1 tahun 3 kali 2,5 ml, atau sesuai petunjuk dokter.

Apa efek samping obat Paratusin?

Efek samping Paratusin antara lain adalah mengantuk, mulut kering, bintik-bintik merah pada kulit, dsb.
Oleh karena menimbulkan kantuk, maka orang yang minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor, menjalankan mesin, atau pekerjaan lain yang membutuhkan konsentrasi.

Siapa yang tidak boleh minum obat Paratusin?

Penderita kelainan kelenjar gondok (hipertiroidisme), penyakit darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung koroner, dan penyakit ginjal tidak boleh minum obat ini.

Selain itu, Paratusin harus hati-hati diberikan pada orang gangguan fungsi hati, penyakit diabetes, dan penyakit mata glaukoma.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

0 komentar:

Poskan Komentar

Baca Juga

    DISCLAIMER

    Semua tulisan yang ada dalam blog IlmuDokter.Com hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit. Jika Anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Kami tidak menjamin bahwa semua informasi dalam Blog ini benar, oleh karena itu Kami menganjurkan Anda untuk mencari informasi pembanding (second information). Terima Kasih :)