Captopril, bolehkah diminum lama?


“Dok, ibu saya menderita hipertensi. Saya lihat, setiap berobat ke dokter, selalu diberi Captopril. Saya ingin menanyakan, apakah tidak ada bahaya minum Captopril terus menerus. Terima kasih sebelumnya atas jawaban Dokter.”

Juga untuk gagal jantung

Captopril merupakan salah satu jenis obat antihipertensi yang sudah cukup lama digunakan. Sekitar 30 tahun, sejak April 1981.

Captopril bekerja dengan cara melebarkan pembuluh darah. Dengan demikian, aliran darah lebih lancar dan tekanan darah akan turun.

Fungsi captopril bukan hanya sebagai antihipertensi, tapi juga digunakan untuk gagal jantung kongestif, gangguan ginjal akibat diabetes, dan menurut hasil penelitian, dapat meningkatkan harapan hidup setelah serangan jantung.

Cukup Aman

Karena penyakit hipertensi biasanya berlangsung lama, bahkan seumur hidup, maka obat antihipertensi termasuk captopril juga diberikan dalam jangka waktu lama. Amankah hal demikian?

Dalam kebanyakan kasus, cukup aman. Captopril memang dirancang untuk digunakan dalam waktu lama, sepanjang cocok bagi pasien. Memang terkadang timbul efek samping, tapi biasanya masih dapat ditoleransi oleh penderita.

Captopril dianjurkan untuk diminum terus menerus sesuai dosis anjuran. Bahkan walaupun gejala hipertensi seperti sakit kepala atau tegang di tengkuk berkurang atau hilang. Hal ini dimaksudkan agar tekanan darah tetap berada di rentang nilai normal.

Perlu diketahui, salah satu komplikasi hipertensi yang paling ditakuti adalah stroke, yaitu pecahnya pembuluh darah otak akibat naiknya tekanan darah secara mendadak. Nah, dengan meminum captopril secara teratur, diharapkan komplikasi ini tidak terjadi.

Wanita hamil

Walaupun relatif aman, captopril tidak boleh diberikan pada penderita hipertensi yang sedang hamil, karena dapat membahayakan janin. Selain itu, captopril juga tidak boleh diberikan pada ibu menyusui karena captopril akan keluar bersama air susu dan dapat membahayakan bayi.