Pirantel Pamoat, Obat Cacing Dosis Tunggal


Pirantel pamoat adalah obat cacing yang banyak digunakan orang. Mungkin karena cara penggunaannya yang praktis, yaitu dosis tunggal (sekali minum). Selain itu khasiatnya pun cukup baik.

Pirantel pamoat dapat membasmi berbagai jenis cacing di usus. Beberapa diantaranya adalah cacing tambang (Necator americanus dan Ancylostoma duodenale), cacing gelang (Ascaris lumbrocoides), dan cacing kremi (Enterobius vermicularis) (MIMS,1998).

Cara kerja pirantel pamoat adalah dengan melumpuhkan cacing. Cacing yang lumpuh akan mudah terbawa keluar bersama tinja. Tentunya, setelah keluar dari tubuh, cacing akan segera mati.

Pirantel pamoat dapat diminum dengan keadaan perut kosong, atau diminum bersama makanan, susu atau jus. (Drugs.Com, 2007). Pemakaiannya berupa dosis tunggal, yaitu hanya satu kali diminum.
Dosis biasanya dihitung per berat badan (BB), yaitu 10 mg / kgBB. Walaupun demikian, dosis tidak boleh melebihi 1 gr (MIMS,1998). Sediaan biasanya berupa sirup (250 mg/ml) atau tablet (125 mg /tablet). Bagi orang yang mempunyai berat badan 50 kg misalnya, membutuhkan 500 mg pirantel. Jadi jangan heran jika orang tersebut diresepkan 4 tablet pirantel (125 mg) sekali minum.

Nama dagang pirantel pamoat yang beredar di Indonesia bermacam-macam, ada Combantrin, Pantrin, Omegpantrin, dll.

Referensi :
  1. MIMS Annual (1998) : Combantrin. Edisi 8. Singapore.
  2. Drugs.Com (2007). Pyrantel Pamoate. Dikutip 25 Nop 2007.