Keracunan Makanan


Pengertian Keracunan Makanan

Keracunan makanan adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi bakteri, parasit, virus, atau bahan kimia.

Penyebab Keracunan Makanan

Penyebab keracunan makanan terbagi ke dalam 4 kelompok, yaitu kelompok bakteri, parasit, virus, dan bahan kimia.

Bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan antara lain adalah Escherichia coli, Salmonella, Clostridium perfringens, Campylobacter, dan Staphylococcus aureus.

Parasit yang sering menyebabkan keracunan makanan adalah toksoplasma dan giardia.

Sedangkan dari golongan virus adalah Norovirus, Sapovirus, Rotavirus, dan Astrovirus.

Gejala Keracunan Makanan

Gejala keracunan makanan bervariasi jenisnya dan beratnya. Beberapa gejala yang bisa timbul adalah:
  • Nyeri atau kram perut
  • Muntah
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Tinja bercampur darah atau lendir, atau encer seperti air.
  • Kembung

Pengobatan Keracunan Makanan

Sebagian besar keracunan makanan bersifat ringan dan sembuh sendiri sehingga tidak memerlukan pengobatan. Sebagian lagi bersifat berat dan memerlukan perawatan di rumah sakit.

Hal utama yang perlu diperhatikan dalam penatalaksanaan pasien keracunan makanan adalah mengganti cairan dan elektrolit yang hilang, baik melalui pemberian lewat mulut atau infus. Konsumsi susu sebaiknya dihindari.

Selain mengganti cairan dan elektrolit yang hilang, biasanya juga diberikan obat antidiare misalnya attapulgite atau loperamide. Jika keracunan makanan disebabkan oleh bakteri, diberikan antibiotik misalnya siprofloksasin, kotrimoxazol, dan lain-lain.