Pengertian Racun Sianida


Pengertian racun sianida adalah senyawa yang mengandung atom CN yang bersifat toksik (beracun) bagi tubuh. Senyawa karbon (C) dan nitrogen (N) pada sianida berikatan dengan ikatan rangkap tiga (C≡N).

Sianida diadopsi dari kata Bahasa Inggris ‘Cyanide’ yang pada mulanya berasal dari bahasa Yunani yang artinya biru yang mengacu pada asam sianida (HCN) yang berwarna biru pucat pada suhu kamar.

Senyawa sianida yang paling terkenal adalah asam sianida dengan rumus kimia HCN. Senyawa ini berbentuk gas dengan bau seperti buah almond. Selain itu, sianida juga ditemukan dalam bentuk kristal garam potasium (kalium) sianida (KCN) atau sodium (natrium) sianida (NaCN). Di dalam air, bentuk garam ini juga pada akhirnya akan melepaskan asam sianida HCN.

Dosis mematikan sianida cukup kecil. Pada orang dewasa sekitar 90 – 100 mg saja sudah dapat membunuh dalam hitungan menit. Oleh karena itu, racun ini sering disalahgunakan pelaku kejahatan.

Sifat racun dari senyawa sianida berasal dari kemampuan senyawa ini membajak sebuah enzim yang berperan dalam pernapasan tingkat sel yaitu enzim sitokrom oksidase. Karena sel tidak bisa lagi bernapas, maka tidak ada lagi energi (ATP) yang dihasilkan. Kebutuhan energi sangat vital, jika tidak terpenuhi dalam hitungan menit, maka sel dan organ tubuh akan mati. Organ yang paling banyak membutuhkan oksigen adalah jantung dan otak, oleh karena itu kedua organ inilah yang paling pertama kena dampak racun sianida.

Efek racun sianida bagi tubuh antara lain adalah pusing, mual, muntah, napas cepat, denyut jantung cepat, gelisah, dan tubuh terasa lemah. Jika paparan sianida cukup besar, dapat timbul kejang, hilang kesadaran, tekanan darah menurun, denyut jantung melambat, gagal napas, dan biasanya berakhir dengan kematian.