Penyakit Asma


Pengertian Penyakit Asma

Penyakit Asma adalah suatu penyakit kronis yang ditandai dengan sesak nafas, bunyi mengik saat bernapas, batuk, dan dada rasa tertekan.

Beratnya gejala setiap orang berbeda-beda. Ada orang yang penyakit asmanya terkontrol dengan baik dan jarang muncul, sementara sebagian lainnya sering mengalami serangan yang parah.

Asma dapat muncul secara perlahan atau tiba-tiba saja. Penyakit asma yang tiba-tiba dan langsung memburuk disebut dengan ‘serangan asma’. Serangan yang demikian membutuhkan penanganan segera di rumah sakit.

Penyebab Penyakit Asma

Penyebab penyakit asma adalah peradangan pada saluran pernapasan yang disebut bronkhi. Saluran ini tempat mengalirnya udara keluar masuk ke dalam paru-paru. Peradangan pada bronkhi akan menyebabkan saluran tersebut mengecil dan terjadi produksi cairan kental yang disebut mukus. Selain itu, dinding bronkhi akan membengkak. Ketiga hal ini menyebabkan udara sulit keluar masuk sehingga terjadilah sesak napas dan gejala lainnya.

Peradangan pada bronkhi disebabkan oleh berbagai hal. Dalam dunia medis disebut ‘trigger’ atau pencetus. Hal-hal yang dapat mencetuskan penyakit asma antara lain adalah:
  1. Debu
  2. Sari bunga
  3. Asap rokok
  4. Bulu hewan
  5. Gerakan fisik
  6. Infeksi virus
  7. Bahan kimia tertentu
Masih banyak hal yang dapat menjadi pencetus asma dan biasanya setiap orang berbeda-beda. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali faktor pencetus agar asma dapat dikelola dengan baik.

Gejala Penyakit Asma

Gejala penyakit asma bisa ringan sampai berat. Beberapa dari gejala tersebut adalah:
  1. Suara mengik atau wheezing
  2. Napas pendek
  3. Dada rasa tertekan
  4. Batuk
Gejala ini biasanya memburuk pada malam hari atau pada subuh hari, terutama jika asma tidak dikontrol dengan baik.

Pengobatan Penyakit Asma

Seringkali penyakit asma tidak bisa disembuhkan. Penyakit ini hanya dapat dikelola sehingga tidak terlalu sering kambuh atau gejalanya tidak terlalu berat.

Tujuan utama pengobatan penyakit asma adalah:
  1. Mengobati gejala yang muncul, misalnya sesak napas diberi obat untuk melonggar saluran pernapasan seperti salbutamol atau teofilin. Peradangan pada saluran napas diatasi dengan obat kortikosteroid.
  2. Mencegah serangan akan datang, yaitu dengan menghindari faktor pencetus asma dan menggunakan inhaler yang mengandung kortikosteroid secara rutin, kadang-kadang setiap hari.