Ciri Khas Sakit Kepala Mata Minus


Jika suatu ketika mendapati ada orang yang mengeluh sakit kepala berkepanjangan, jangan buru-buru memvonis bahwa ia menderita tumor otak. Bisa jadi sakit kepalanya ‘hanya’ akibat mata minus.

Sakit kepala yang muncul akibat mata minus mempunyai ciri khas tertentu.

Sakit kepala biasanya terkonsentrasi di dahi atau belakang mata. Rasa sakit bisa sebelah, kiri atau kanan, atau keduanya. Tergantung pada mata mana yang minus.

Selain itu, sakit kepala umumnya terjadi pada siang dan sore hari. Di malam hari atau di pagi hari, biasanya tidak ada keluhan. Tetapi ada perkecualian, yaitu setelah nonton tv atau main laptop atau baca buku. Untuk kasus seperti ini sakit kepala tidak pandang waktu.

Sakit kepala juga muncul saat bepergian jauh, terutama jika dalam perjalanan terpapar sinar matahari langsung.

Obat sakit kepala  hanya meredakan sebentar. Kemudian sakit lagi, atau kalau pun sembuh pada hari itu, esoknya akan sakit kembali. Oleh karena itu, penderita biasanya sering minum obat. Tak hanya itu, mereka juga sering bergonta-ganti merk obat karena menganggap banyak obat kurang manjur.

Jika ada ciri khas di atas, ditambah ada keluhan kurang jelas saat membaca atau melihat benda-benda kecil, maka semakin kuat dugaan adanya mata minus. Untuk memastikannya, periksakan diri ke dokter mata atau kalau mau simpel, langsung aja ke toko kacamata.