Jenis-Jenis Donor Darah


Di dalam darah kita, terdapat berbagai jenis komponen. Kepala keluarga komponen tersebut tentu saja sel darah merah. Sedangkan komponen lainnya, walaupun bertindak sebagai anggota keluarga, namun fungsinya juga terbilang penting.

Lazimnya, ketika kita mendonorkan darah, maka seluruh komponen darah masuk ke dalam kantong darah. Darah demikian disebut darah lengkap.

Tapi tahukah Anda, selain darah lengkap, kita bisa mendonorkan hanya bagian tertentu darah kita. Apa itu? Berikut uraiannya.

Donor Trombosit

Dalam bahasa Inggris, trombosit disebut platelet. Fungsinya untuk pembekuan darah. Jika tubuh kekurangan trombosit, maka rentan terjadi perdarahan. Penyakit yang membutuhkan transfusi trombosit antara lain demam berdarah, kanker, cangkok organ, dan lain-lain.

Donor Plasma

Darah terdiri dari komponen padat dan cair. Komponen cair disebut plasma, di dalamnya terdapat protein, antibodi, faktor pembekuan darah, dan senyawa lain.

Transfusi plasma biasanya diberikan pada orang dengan gangguan hati, luka bakar, atau infeksi berat dalam darah yang disebabkan oleh bakteri.

Donor Sel Darah Merah

Komponen utama darah adalah sel darah merah. Tugas pokok sel ini adalah mengangkut oksigen dan karbon monoksida. Oksigen dibutuhkan tubuh sebagai salah satu bahan baku pabrik pembentukan energi. Sedangkan karbon monoksida sebagai hasil samping pabrik, diangkut oleh sel darah merah ke paru-paru lalu dikeluarkan bersama nafas.

Transfusi sel darah merah biasanya diberikan pada mereka yang mengalami perdarahan hebat, saat operasi, penyakit anemia dan sebagainya.

Berbeda dengan donor darah lengkap, proses ketiga jenis donor darah di atas menggunakan alat khusus, yaitu apharesis. Alat ini akan memisahkan komponen-komponen darah. Jika yang didonorkan hanya trombosit maka plasma dan sel darah merah dikembalikan ke tubuh pendonor. Demikian juga jika yang didonorkan hanya sel darah merah, plasma dan trombosit dikembalikan. Demikian juga untuk donor plasma.

Karena harus dipisahkan menggunakan alat, donor trombosit, donor plasma, dan donor sel darah merah berlangsung lebih lama. Sekitar 1-2 jam. Bandingkan dengan donor darah lengkap hanya memakan waktu 8-10 menit.

Semoga bermanfaat ...